Bupati Dairi : Kartu Tani Bisa Untuk Menyimpan Uang di Bank

Dairi,sahabatmarhaen.com

Kartu Tani yang telah dibagikan kepada para petani secara otomatis sebagai kartu Bank, sehingga para pemilik kartu dapat menyimpan uang di bank dengan menggunakan kartu tani.

Hal itu dikatakan Bupati Dairi, DR Eddy Keleng Ate Berutu saat melakukan kunjungan ke Desa Kempawa,  Kecamatan Tanah Pinem, Jumat (19/7/2019) lalu. Disebutkannya Kartu Tani dapat digunakan untuk menebus atau membeli pupuk bersubsidi di kios yang telah dihunjuk.

“Dengan Kartu Tani, Pemerintah Kabupaten Dairi dapat melihat langsung apakah pupuk yang disalurkan benar-benar sampai kepada para petani atau tidak,” ucap Eddy.


Menurut Eddy, untuk kedepannya Kartu Tani akan ditambah fasilitasnya dengan kartu kredit, agar para petani nantinya dapat memilih apakah pembiayaan untuk tanaman bisa melalui para kreditur atau melalui Bank.

“Kita akan berusaha untuk mempermudah dan mempermurah biaya-biaya para petani dengan adanya Kartu Tani sebagai kartu kredit,” sebutnya.

Lebih lanjut,  Eddy menyampaikan mengenai infrastruktur dan status jalan desa, pemerintah pusat saat ini sudah memberikan otoritas kepada desa untuk menangani masalah-masalah serta program-program yang dirasakan tepat dengan menggunakan anggaran dana desa.

“Jalan-jalan yang menghubungkan antar desa dengan kecamatan, itu masih tanggung jawab pemerintah kabupaten. Namun, uang yang ada di kabupaten terbatas jumlahnya. Saat ini pemerintah kabupaten sedang melakukan konsultasi dengan pemerintah pusat agar desa diberikan kuasa untuk bisa menangani jalan-jalan ke arah kecamatan,” ujarnya

Untuk bidang pertanian, masalah bibit jagung P32 seperti permintaan masyarakat Desa Kempawa, Pemerintah Kabupaten Dairi sedang mengusahakan bibit tersebut dan telah berkoordinasi langsung dengan pemerintah pusat, agar tidak memberikan lagi bibit jagung yang tidak sesuai dengan kondisi tanah di lahan para petani.

“Mudah-mudahan musim tanam atau musim panen tahun 2020, bibit jagung P32 mencukupi untuk masyarakat di Desa Kempawa,” ungkap Eddy.

Pertemuan yang diadakan di balai desa dihadiri pimpinan OPD, Camat Tanah Pinem,  Kepala Desa, Tokoh Masyarakat dan Tokoh  Agama. (fjr)

Sahabat Marhaen

Read Next

Lamhot Silaban Ditemukan Tewas Gantung Diri Dalam Rumah

Leave a Reply

error: Content is protected !!