56 Mahasiswa USU KKN di Dairi, Wabup : Jaga Komunikasi Yang Santun Dengan Masyarakat

Foto : Wabup Dairi foto bersama tim penelola LPPM KKN USU dan mahasiswa peserta KKN.

DAIRI, sahabatmarhaen.com

Wakil Bupati Dairi (Wabup), Jimmy Andrea Lukita Sihombing didampingi Assisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ramlan Sitohang dan pimpinan OPD lainnya, menerima sebanyak 56 orang mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) yang akan melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Dairi.

Rombongan mahasiswa yang datang dari kota Medan pada, Rabu (24/7) diterima Wabup di Balai Budaya Pemkab Dairi, jalan Sisingamangaraja Sidikalang.

Wakil Bupati Dairi dihadapan para mahasiswa mengatakan, program KKN bukan hanya sekedar melakukan kegiatan saja, namun ada suatu tantangan yang dihadapkan bagaimana para mahasiswa untuk beradaptasi dengan kehidupan masyarakat di desa dan melihat langsung bagaimana kehidupan dan aktivitas di desa tempat para mahasiswa akan melakukan KKN.

“Adik-adik mahasiswa akan dihadapkan dengan adat istiadat budaya di suatu daerah yang akan dipelajari, selain dari tugas pokok yang telah ditentukan oleh universitas,” kata Jimmy.

Oleh karena itu, Jimmy berpesan kepada para mahasiswa agar tetap menjaga komunikasi yang santun dengan setiap masyarakat desa, khususnya para tokoh masyarakat yang dituakan di desa tersebut, sehingga seluruh kegiatan yang akan dilaksanakan di desa dapat terlaksana dengan baik.

“Saya menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak Lembaga Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) USU yang telah mempercayakan Kabupaten Dairi untuk melaksanakan kegiatan KKN,” ucapnya.

Sementara, tim pengelola LPPM KKN USU, Eko Yudhistira menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Dairi, karena telah menerima dengan baik para mahasiswa USU yang akan melaksanakan kegiatan KKN di Kabupaten Dairi.

Disebutkannya untuk tahun 2019, KKN LPPM USU mengusung tema memberdayakan kearifan lokal dan potensi desa menuju masyarakat cerdas, kreatif dan mandiri. Mahasiswa USU akan melaksanakan KKN di Kabupaten Dairi selama 35 hari,  di dua kecamatan, yakni Kecamatan Sumbul dan Kecamatan Silahisabungan.

Sebagai Informasi, pelaksanaan KKN LPPM reguler akan dilaksanakan di 14 Kabupaten/Kota di Propinsi Sumatera Utara yang terdiri dari 66 desa dengan jumlah peserta sebanyak 944 peserta. Untuk KKN bersama akan dilaksanakan di Kabupaten Simalungun yang akan diikuti lebih dari 300 peserta dari 28 Perguruan Tinggi yang tergabung dalam Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri (BKS PTN) Wilayah Barat yakni sebanyak 213 orang Mahasiswa dari luar USU dan 87 orang Mahasiswa USU.

“Kami berharap para mahasiswa yang akan melaksanakan KKN dapat memperoleh manfaat yang sebesar-besarnya dan dapat menghormati kearifan lokal serta adat istiadat yang berlaku di desa tempat melaksanakan KKN,” ungkap Eko (fjr)

Sahabat Marhaen

Read Previous

Lamhot Silaban Ditemukan Tewas Gantung Diri Dalam Rumah

Read Next

Wabup Dairi Hadiri Dan Buka Kegiatan P4GN

Leave a Reply

error: Content is protected !!