P2KD Desa Paropo 1 Ajukan Dana Pilkades Rp. 83.206.250

Rapat Musyawara yang dilaksanakan di Seketariat P2KD Desa Paropo 1.

Dairi, sahabatmarhaen.com

Rapat musyawara desa untuk membahas anggaran biaya Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang dilaksanakan Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) di Seketariat P2KD,Desa Paropo 1, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi, Sabtu (10/8/19) diwarnai perdebatan. Pasalnya anggaran dana yang diajukan terlalu besar.

Rapat musyawara dibuka Ketua P2KD, Lindon Sihaloho bertujuan, untuk membahas anggaran dana yang akan digunakan P2KD dalam melakukan penjaringan dan pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Serta meminta tanggapan dari para tokoh masyarakat yang hadir.

“Kita berharap musyawara ini nantinya dapat berjalan dengan baik, lancar dan menghasilkan mufakat yang dapat diterima masyarakat,”kata Lindon.

Pantauan wartawan, jalannya rapat akhirnya menjadi alot dan diwarnai perdebatan antara peserta musyawara dengan P2KD, setelah anggaran dana yang diajukan P2KD melalui selembar kertas yang dibagikan kepada para pesrta rapat jumlahnya terlalu besar, yakni Rp 83.206.250.

Sedangkan dana yang dianggarkan dan ditampung di APBDes desa hanya Rp.4.800.000. Sehingga masih kurang sekitar Rp. 78.406.250.

Menanggapi hal tersebut, salah seorang anggota BPD, J. Manihuruk mengatakan, kalau biaya tersebut sangat besar dan berpotensi hanya orang kaya yang bisah maju apabila biaya ini nantinya dibebankan kepada para calon Kepala Desa.

“Saya berharap ada pengurangan anggaran, karena ini dapat mengganjal keinginan warga Paropo 1 untuk mendaftarkan diri sebagai calon Kepala Desa,”ujar Manihuruk.

Sementara Pj Kepala Desa, Pordinand Sinaga menyampaikan, terimakasih karena musyawara berjalan lancar dan mencapai mufakat, walaupun  di dalam rapat ada perdebatan pendapat.

“Itu hal yang wajar dalam sebuah demokrasi di negara kita ini, khususnya masyarakat di Silahisabungan,”ungkapnya.

Disebutkannya, dari hasil musyawara ada pengurangan biaya yang diajukan P2KD, dimana yang sebelumnya Rp. 83.206.250 menjadi Rp. 82.206.250. Sehingga masih kekurangan anggaran dana  Rp. 77.406.250.

“Pun demikian, saya berharap Pilkades nantinya dapat terlaksana sesuai aturan dan tahapan yang berlaku. Kepada seluruh perangkat desa supaya nantinya bisa membantu kinerja P2KD,”imbaunya. (her/fjr)

Sahabat Marhaen

Read Previous

MK Tolak PSU Di Dapil Dairi 3 Tanah Pinem

Read Next

Mesjid Agung Sidikalang Bagikan 1.000 Bungkus Daging Kurban

Leave a Reply

error: Content is protected !!