Bupati Dairi Tinjau Lokasi Kebakaran Hutan Dan Lahan Di Desa Silalahi III

Bupati Dairi bersama Kapolres Dairi, Dandim 0206/Dairi, Kepala BPBD dan Para Kepala Desa Silalahi meninjau lokasi kebakaran.

Dairi, sahabatmarhaen.com

Bupati Dairi DR Eddy Keleng Ate Berutu bersama Kapolres Dairi AKBP Erwin Wijaya Siahaan dan Dandim 0206/Dairi Letkol Arh Hadi Purwanto, SH meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan perbukitan Tao Silalahi di Dusun Rumah Tanggal Desa Silalahi III Kecamatan Silahisabungan, Senin (23/9/2019)

Pada kegiatan tersebut, Bupati Dairi dan rombongan disabut Kepala BPBD Kabupaten Dairi Bahagia Ginting dan para Kepala Desa Silahisabungan. Selain meninjau lokasi kebakaran, Bupati juga menyambangi posko kebakaran yang berada di Kantor Kepala Desa Silalahi III.

Disana Bupati melakukan pertemuan dengan warga Desa Silalahi, guna menampung saran dan aspirasi atas terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang kerap terjadi di perbukitan Tao Silalahi (Danau Toba).

Dalam kesempatan itu Bupati Dairi, DR Eddy Keleng Ate Berutu mengatakan, bahwa kehadirannya bersama dengan Kapolres Dairi dan Dandim 0206 Dairi merupakan sebagai bentuk keprihatinan atas terjadinya musibah kebakaran hutan dan lahan di Desa Silalahi III.

Dengan dibukanya posko kebakaran ini, diharapkan dapat membantu mengatasi terjadinya kebakaran dan tidak ada lagi kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Silahisabugan ini.

“Untuk masyarakat yang melihat atau mendengar akan terjadi kebakaran agar segera melaporkan ke posko ini, sehingga kebakaran dapat di cegah sejak dini. Bagi masyarakat yang memiliki perilaku atau sifat kebiasaan yang membahayakan bagi lingkungan, agar segera dihentikan karena akan  mengganggu warga di daerah lain saat melakukan aktivitasnya,”kata Eddy.

Menurutnnya, untuk mencegah kebakaran agar tidak terjadi lagi, Pemerintah Kabupaten Dairi akan membuat himbauan-himbauan di beberapa titik lokasi yang rawan akan terjadinya kebakaran.

“Jika masih ada pihak yang melakukan pembakaran, maka akan dilaporkan dan di proses secara hukum sesuai undang-undang yang berlaku,”tegasnya.

Kondisi hutan dan lahan yang terbakar di perbukitan tao Silalahi.

Selanjutya Dandim 0206 Dairi, Letkol Arh Hadi Purwanto mengatakan, sangat mengutuk keras terjadinya kebakaran, baik itu diakibatkan oleh faktor manusia dengan unsur kesengajaan ataupun tidak sengaja.

“Tentunya kita tidak menginginkan daerah kita ini sama seperti di daerah lain yang telah terkena dampak akibat kebakaran hutan dan lahan. Agar tidak sampai ke arah itu, maka marilah kita secara bersama-sama saling menjaga wilayah dan lingkungan kita jangan sampai terjadi kebakaran lahan,”himbaunya.

Disebutkan Hadi Purwanto, masyarakat tidak boleh berdiam diri jika menemukan adanya indikasi orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang mengakibatkan terjadinya bencana kebakaran.

“Untuk itu segera melaporkan kepada pihak terkait bila menemukan pelaku pembakaran hutan, agar di proses secara hukum,”ujarnya.

Sementara, mewakili warga yang hadir dalam pertemuan itu menyampaikan, terimakasih dan apresiasi dengan pembentukan posko kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Silahisabungan. Posko ini sangat membantu sekali untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya kebakaran.

“Jika kembali terjadikebakaran hutan dan lahan seperti pada beberapa hari sebelumnya, maka dengan cepat dilakukan antisipasi dan langka-langkah pemadaman api,”ungkap Marga Silalahi.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BPBD Kabupaten Dairi menjelaskan, untuk mendukung sumber daya peralatan penanganan kebakaran, dalam waktu dekat ini pihaknya akan menurunkan mesin pompa air dengan kapasitas yang besar.

“Kita juga akan mendesak Dinas Kehutanan Sumut, agar menempatkan pemadam kebakaran di posko yang telah dibentuk ini,”terangnya.

Sebagai informasi, kebakaran kawasan hutan dan lahan di Dusun Rumah Tanggal Desa Silalahi III Kecamatan Silahisabungan terjadi pada, Minggu (22/9) sekitar pukul 17.40 WIB. Pada saat terjadi kebakaran, pemadaman api di lakukan secara manual dengan menggunakan alat pompa air.

Sulitnyanya medan dan terjalnya perbukitan membuat sulitnya tim Manggala Agni dan Satgas Bencana BPBD Kabupaten Dairi dibantu TNI, Kepolisian dan masyarakat melakukan pemadman api.

Akibat terjadinya kebakaran itu menyebabkan kerusakan hutan dan lahan seluas  8 hektar di perbukitan Tao Silalahi (Danau Toba) di Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi. (fjr)

Sahabat Marhaen

Read Previous

Kasus Penganiayaan, Cewek Cantik Hamil 5 Bulan Diamankan Polisi

Read Next

MPC PP Kabupaten Dairi Gelar Muscab Ke IX

Leave a Reply

error: Content is protected !!