Lemahnya Pengawasan Pemkab Dairi, Penyebab Langka dan  Tingginya Harga Gas Subsidi 3 Kg

Foto ilustrasi gas subsidi melon 3 kg.

Sahabatmarhaen.com-Dairi. Lemahnya pengawasan dari Pemkab Dairi dan PT Pertamina diduga salah satu penyebab tingginya harga gas melon 3 kg di Kabupaten Dairi.

Hal itu disampaikan, seketaris Dewan Pimpinan Daerah Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (DPD – JPKP) Kabupaten Dairi, Robinson Simbolon kepada sejumlah awak media, Selasa (24/3/2020) .

Disebutkannya, sekarang ini masyarakat sangat mengeluhkan tingginya harga, dan sulitnya untuk mendapatkan gas subsidi 3 kg di Kabupaten Dairi.

Namun, sepertinya Pemkad Dairi takut dan tidak punya nyali untuk melakukan tindakan terhadap pengusaha -pengusaha  nakal yang telah mengelabui masyarakat maupun pemerintah daerah. Sehingga mengakibatkan kerugian terhadap masyarakat miskin.

Robinson  juga menyampaikan, kekecewannya terhadap Pemkab Dairi yang menurutnya tidak punya niat, ataupun kemauan untuk melakukan tindakan nyata menertibkan pengusaha nakal yang terlibat dalam bisnis gas subsidi 3 kg.

“Sedikitnya 7 miliar kerugian masyarakat dalam satu tahun akibat kenakalan pengusaha itu.  Akan tetapi tak satupun pengusha nakal yang dikenakan tindakan, maupun sanksi dari PT Pertamina maupun Pemkab Dairi,” kata Simbolon.

Dituturkan Simbolon, jauh sebelum adanya issu penyakit corona yang menggegerkan dunia saat ini. Ia bersama salah satu lembaga masyarakat yang ada di Dairi sudah berulang  kali menyampaikan permasalahan terkait salah satu agen nakal yang membuat tingginya harga gas subsisi 3 kg di Dairi.

“Tetapi laporan resmi yang kami sampaikan tidak pernah ditanggapai dan  diabaikan begitu saja oleh Pemerintah Dairi dan PT Pertamina,” ujarnya.

Menurut Robinson, kalau memang Pemkab Dairi punya nyali, seharusnya  tanggap dan segera melakukan koordinasi dengan mengundang pihak PT Pertamina, dan seluruh agen, serta pangkalan LPG 3kg di Dairi.

“Duduk bersama membahas persoalan penyebab tingginya harga gas bersubsidi yang dikeluhkan masyarakat. Tapi karena tidak punya nayali hal itu tidak pernah dilakukan,” sebut Simbolon.

Ditambahkan Sibolon, langkah awal Wakil Bupati Dairi, Jimmy AL Sihombing yang melakukan sidak ke sejumlah pangkalan gas di sejumlah kecamatan di Kabupaten Dairi sangat bagus.

Sehingga mengetahui kelangkaan dan tingginya harga gas subsidi 3 kg yang dikeluhkan masyarakat. Dan dapat ditindak lanjuti, dengan mengundang seluruh pihak, yang terlibat dalam bisnis gas subsidi.

Reporter : Junitha Sihombing

Editor : Fajar Gunawan

Sahabat Marhaen

Read Previous

Antisipasi Penyebaran Corona, Pemkab Dairi Tutup Tempat Hiburan Malam

Read Next

Cegah Covid-19, Bupati Dairi Pimpin Langsung Penyemprotan Disinfektan

error: Content is protected !!