Warga Status ODP Kabur dari RSUD Sidikalang Lewat Jendela

Ruang tempat pasien ODP diisolasi.

Sahabatmarhaen.com-Dairi. Seorang warga berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) Virus Corona (Covid-19) kabur dari ruang sisolasi RSUD Sidikalang. Laki-laki berinisial HP (34) warga Desa Belang Malum, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi ini diketahui kabur lewat jendela kamar mandi pada, Jumat (27/3/2020) sore.

HP yang bekerja sebagai penarik becak tersebut, dilakukan isolasi setelah keluargannya berinisial JP yang status Pasien Dalam Perawatan (PDP) Rumah Sakit Adam Malik Medan dinyatakan positif  Covid-19.

Juru bicara penanganan Virus Corona (Covid-19) Kabupaten Dairi, dr Edison Damanik melalui siaran persnya, membenarkan hal itu. Menurutnya, HP yang berstatus ODP dilakukan isolasi sejak, Kamis (26/3/ 2020) disalah satu ruangan RSUD Sidikalang untuk diperiksa secara medis.

“Terhadap HP, kami lakukan pemeriksaan lanjutan, yaitu pemeriksaan darah dan foto rontgen oleh Dokter spesialis paru. Atas dasar itu menginstruksikan pasien dengan status ODP tersebu untuk ditempatkan pada ruang isolasi untuk mendapatkan perawatan lebih baik,”kata Edison.

Namun, Jumat (27/3/2020) sekira pukul 17.20 WIB. Pada saat akan diberi makan dan diperiksa secara rutin oleh petugas medis, pintu ruang isolasi tidak dapat dibuka dan ternyata dikunci dari dalam. Akibatnya Pintu ruang isolasi harus didorong paksa oleh petugas untuk melihat keberadaan pasien.

Ternyata, saat di cek pasien telah melarikan diri dari ruang isolasi melalui jendela kamar mandi ruang isolasi. Disebutkan Edison, sebelumnya pasien sering meronta dan teriak-teriak, karena khawatir dua ekor ternak babi di rumahnya tidak ada yang mengurus dan memberi makan.

“Padahal, pasien sudah diberi tahu bahwa Perangkat Desa Belang Malum yang akan memberi makan dan merawat ternak babinya selama pasien dalam isolasi,” sebut Edison.

Atas instruksi dan arahan Bupati Dairi Dr Eddy Keleng Ate Berutu bersama dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Dairi, Drs Leonardus Sihotang  mengambil langkah-langkah, antara lain :

1.Memberitahukan kejadian tersebut kepada Kepolisian Resort Dairi.

2.Melakukan pelacakan kontak erat dengan pasien.

3.Menganjurkan bagi orang yg merasa pernah kontak erat dengan pasien untuk isolasi diri selama 14 hari dan jika mengalami gejala mirip Covid-19, agar melaporkan diri ke Puskesmas terdekat.

“Selain itu, memerintahkan segenap jajaran Pemkab Dairi bersama dengan Dinas kesehatan/petugas medis untuk bersama-sama melakukan sosialisasi, edukasi dan mengajak masyarakat. agar dengan suka rela melaksanakan isolasi mandiri,” terangnya.

Informasi terbaru, pasien ODP yang kabur dari ruang isolasi telah ditemukan dan berada di rumahnya di Desa Belang Malum.

Reporter : Junitha Sihombing

Editor : Fajar Gunawan

Sahabat Marhaen

Read Previous

Dipimpin Gubsu, Bupati Dairi Ikuti Rapat Bupati/Walikota Se-Sumut Bahas Covid-19

Read Next

Cegah Corona Oprasional Pasar Sidikalang Sampai Jam 14.00 WIB, Pedagang Mengeluh

error: Content is protected !!