DPC GMNI Bersama SEMA FISIP UNISMA 45 Bekasi Semprot Disinfektan Cegah Covid-19

Penyemprotan disinfektan yang dilkukan di Desa Pantai Bakti Bekasi.

Sahabarmarhaen.com-Bekasi

Virus Corona (Covid-19) penyebarannya begitu cepat, sehingga sulit terdeteksi. Banyak faktor yang menyebabkan penyebab masifnya penularan dari manusia ke manusia dan tidak sengaja dilakukan. Sebab, menurut penelitian, Covid-19 dapat bertahan hidup hingga tiga hari dengan menempel pada permukaan benda.

Mengntisipasi penyebaran virus tersebut, Keluarga Besar DPC GMNI bersama Senat Mahasiswa (SEMA) FISIP Unisma 45 Bekasi dan pemuda Muara Gembong melakukan penyemprotan disinfektan di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Jumat (3/4/2020).

Penyemprotan dilakukan untuk mencegah menyebaran wabah semakin meluas. Hingga saat ini data persebaran Covid-19 di Kabupaten Bekasi mencapai 22 orang terpapar Covid-19. Dimana 3 orang di antaranya sembuh, dan 4 lainnya meninggal dunia menurut laman resmi Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Bekasi.

Fajar Febriandi  atau yang sering disebut Eby menyarankan, Pemerintah Daerah Bekasi melakukan penyemprotan desinfektan di seluruh desa dan mengintruksikan seluruh kepala desa yang ada untuk memaksimalkan kerja penyemprotan disinfektan didesanya masing- masing.

Hal itu bertujuan, untuk menghentikan wabah Covid-19 yang terus menyebar luas setiap harinya. Dimana wilayah Kabupaten Bekasi merupakan pusat industri terbesar dan merupakan tempat berkumpulnya orang dari berbagai daerah.

Tidak hanya itu, Eby juga menyampaikan edukasi kepada masyarakat Desa Pantai Bakti untuk tetap tenang dan tidak panik. “Mari kita bergotong royong melawan penyebaran Covid-19 dengan sering melakukan cuci tangan dengan sabun, menjauhi keramaian selain itu juga agar masyarakat tetap berada di rumah serta menjauhi pertemuan-pertemuan besar,”imbaunya.

Reza, perwakilan SEMA FISIP UNISMA 45 mengatakan. kegiatan penyemprotan desinfektan ini merupakan salah satu bentuk pencegahan penyebaran Covid-19. Dan merupakan bentuk dari Tridharma perguruan tinggi yaitu pengabdian terhadap masyarakat.

Sebagai mahasiswa harus tanggap dan terjun langsung ke dalam masyarakat untuk menyampaikan edukasi kepada masyarakat akan bahayanya Covid-19. Menurutnya, penyemprotan disinfektan dilakukan tidak hanya di Desa Pantai Bakti saja, tetapi juga dilakukan di perkotaan.

“Untuk membasmi Covid-19 ini, kita akan kembali melakukan penyemprotan di beberapa desa di Kabupaten Bekasi,” tegas Reza.

Sementara Yuda, salah satu pemuda Desa Pantai Bakti mengucapkan terima kasih atas kegiatan tersebut. Semoga kegiatan ini bermanfaat, khususnya untuk masyarakat Desa Pantai Bakti.

“Saya harap kegiatan seperti ini dapat dilakukan berkesinambungan, hingga wabah Covid-19 bisa hilang dari Indonesia khususnya di Kabupaten Bekasi,” ungkapnya.

Reporter : Suryadi Sidabutar

Editor : Fajar Gunawan

Sahabat Marhaen

Read Previous

FPMD Gelar Diskusi Tentang Wawasan Kebangsaan

Read Next

Penginapan Milik Pemkab Dairi Dijadikan Tempai Isolasi ODP Covid-19, Masyarakat Sitinjo Menolak

error: Content is protected !!