Pemkab Dairi dan DPRD Berupaya Secepatnya Merumuskan Mekanisme Bantuan Untuk Masyarakat Dampak Covid-19

Bupati Dairi bersama Ketua dan pimpinan Fraksi  DPRD Dairi mengikuti Vidcon bersama Mendagri dan Menkeu.

Sahabatmarhaen.com-Dairi

Bupati Dairi bersama Ketua dan pimpinan Fraksi DPRD Kabupaten Dairi mengikuti rapat melalui sambungan vidio conference (Vidcon) dengan Mendagri Tito Karnavian, Menkeu Sri Mulyani Indrawati, bertempat  ruang kerja Bupati Dairi, Jumat (17/4/2020).

Rapat Vidcon  yang juga diikuti kepala daerah dari 34 Provinsi se-Indonesia termasuk 416 Kepala Daerah di tingkat Kabupaten, 86 Kepala Daerah di tingkat Kota dengan diiikuti 80% Ketua DPRD di seluruh Indonesia . Untuk membahas  tata cara refocussing dan realokasi pada APBD Tahun Anggaran 2020 meninidaklanjuti Surat Keputusan Bersama (SKB) Mendagri dan Menkeu Nomor 119/ 2813/SJ dan No 177/KMK.07/2020 Tanggal 9 April 2020.

Bupati Dairi, Dr Eddy Keleng Ate Berutu menyebutkan, pada rapat Vidcon  Mendagri Tito Karnavian mengimbau, agar kepada pemerintah daerah untuk menjaga kondisi ketahanan pangan di daerahnya masing-masing. Hal itu  bertujuan memutus rantai penyebaran virus corona Covid 19, sehingga kesehatan publik dan ketahanan pangan serta kesetabilan ekonomi terjaga.

“Untuk itu kata Mendagri dibutuhkan keseriusan dari seluruh kepala daerah dalam melakukan refocussing dan realokasi anggaran TA  2020 untuk penanganan Covid-19,” ucap Eddy Berutu Kepada wartawan, Sabtu (18/4)

Menurut Eddy Berutu,  atensi yang disampaikan Mendagri kepada seluruh kepala daerah harus bersinergi bersama baik dari tingkat Kabupaten/ Kota, Provinsi dan tingkat Pusat. Dibutuhkan kerjasama dan lebih serius lagi untuk melakukan penanganan Covid-19.

“Terutama terkait realokasi dan refocusing anggaran penanaganan Covid-19, sehingga, penanganan dapat dilakukan semaksimal mungkin,” kata Eddy Berutu.

Lebih lanjut disampaikan Eddy Berutu, melalui Vidcon itu Menkeu RI Sri Mulyani Indrawati juga menjelaskan kepada para kepala daerah, bahwa akibat Covid-19  akan menyebabkan pertumbuhan ekonomi baik dunia dan Indonesia hingga ke tingkat daerah akan mengalami penurunan.

Sebut Eddy Berutu, Menkeu juga mengatakan, bahwa jika ekonomi dunia menurun ataupun mengalami kontrakasi. Maka ekonomi Indonesia otomatis juga akan sangat tepengaruhi, baik dari segi eksport maupun investasi serta penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Menkeu mengimbau, refocusing dan realokasi dana APBD yang belum digunakan untuk diprioritaskan dan difokuskan  pada penanggulangan dan pencegahan Covid-19,” ujar Eddy Berutu.

Menyikapi keputusan lintas kementrian dalam menghadapi pendemik virus Corona Covid-19, Eddy Berutu mengatakan, pihaknya telah mengambil langkah untuk secepatnya mengcover kebutuhan seluruh masyarakat Dairi yang terdampak pandemik Covid-19 ini.

Termasuk memetakan kelompok masyarakat yang akan mendapatkan bantuan yang mengalami dampak ekonomi oleh Pemkab Dairi dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabuapten Dairi. Sehingga pemerintah Pemkab Dairi tahu persis kelompok-kelompok mana yang sudah dicover oleh Kementrian Sosial, baik yang dicover oleh Pemprovsu maupun yang sudah dicover oleh Dana Desa, serta program yang sudah berjalan untuk nantinya menajdi tanggungjawab oleh Pemkab Dairi sekaligus Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Dairi.

Pemkab Dairi akan memastikan tidak ada kelompok kelompok masyarakat  yang terkena dampak tidak mendapatkan, dan memastikan semua program yang dilakukan baik oleh tingakt Pusat, Provinsi dan Penggunaan dana Desa berjalan.  Jika ada kelompok-kelompok yang belum tercover, maka, APBD Kabupaten Dairi akan memenuhinya.

“Kami akan terus berupaya menangani Covid-19 di Kabupaten Dairi, kami akan mengcover masyarakat yang terganggu ekonominya.  Jika belum terdaftar di Bantuan Sosial (Bansos )maupun bantuan lainnya,  APBD Dairi akan kami siapkan untuk memenuhinya,” unggkap Eddy Berutu.

Eddy Berutu menerangkan, dalam waktu dekat rencananya Pemkab Dairi akan segera merumuskan dan menetapkan bagaimana mekanisme bantuan itu secepatnya sampai kepada masyarakat sesuai juknis (petunjuk teknis) yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

“Kami juga sudah mengajak pimpinan Dewan dan pimpinan fraksi untuk bersama sama melihat skema dan juknis yang disusun. Selanjutnya akan bertemu lagi untuk membahas masukan, seperti apa yang perlu disempurnakan dan kemudian mensosialisasikannya kepada masyarakat Dairi,” terang Bupati Dairi, Eddy Berutu.

Dalam kesempatan itu, Eddy Berutu juga tetap mengimbau kepada seluruh masyarakat Dairi, agar selalu menjalankan pola hidup yang sehat dan bersih. Serta selalu mengikuti anjuran pemerintah untuk tidak mudik, guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19, khusunya di Tano kekelenganku tano Dairi tercinta.

Reporter : Junitha Sihombing

Editor : Fajar Gunawan

Sahabat Marhaen

Read Previous

Kadis Kominfo Dairi, Tidak Benar Ada Pelecehan dan Penghinaan Petugas Medis di RSUD Sidikalang

Read Next

Tidak Pulang Ke Rumah, Pemancing Ikan Ditemukan Tewas di Sungai Lau Renun

error: Content is protected !!