Pemkab Dairi Akan Lakukan Penerapan Aplikasi Google Classroom Ditengah Pandemi Covid-19

Bupati Dairi melakukan Vidcon dengan para kepala sekolah dan tim Google.

Sahabatmarhaen.com-Dairi

Akibat wabah pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) yang terjadi di Indonesia, khususnya di Kabupaten Dairi. Membuat para pelajar harus melakukan aktivitas belajar mengajar di rumah, dengan pola yang telah diterapkan oleh pemerintah dengan menggunakan standar penilaian dan kurikulum yang efetif.

Namun,ada beberapa hal menjadi tantangan dalam penerapan belajar dari rumah untuk mendapatkan pendidikan yang tetap berkualitas, demi menciptakan generasi yang unggul di masa depan.

Terkait hal itu Bupati Dairi Dr Eddy Keleng Ate Berutu, pada Sabtu (2/5) melakukan pembahasan khusus dengan para guru pengajar yang diwakili masing-masing Kepala Sekolah dari tingkat SD sampai SMP termasuk dengan Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi Besli Pane.

Serta mengikut sertakan para narasumber dari tim Google diantaranya Ganis Samoedra, Julio Sanjaya, Suryo Prayudo melalui apat lewat video conference (Vidcon) untuk menerapkan Goggle Classroom bagi para pelajar sekolah di wilayah Kabupaten Dairi.

Ganis Samoedra menyampaikan, di tengah masa pandemi Covid-19 yang mewabah saat ini, untuk menunjang pendidikan bagi para pelajar bisa penerapan aplikasi Google Classroom salah satu alternatif yang sangat efektif dalam membantu sekolah yang memliki kendala seperti kekurangan tenaga pendidik.

Google classroom juga dapat diterapkan di tengah situasi pandemi Covid-19 yang terjasi sekarang ini, hingga situasi kembali normal seperti sedia kala, yakni aktivitas belajar tatap muka secara langsung.

“Aplikasi Google Classroom salah satu alternatif yang ditempuh ditengah situasi wabah Pandemi Covid-19 yang mengharuskan para murid belajar dari rumah. Terlebih aplikasi ini bisa menjawab kekurangan tenaga pengajar di daerah-daerah tertentu,” ujar Ganis.

Sementara itu Bupati Dairi Dr Eddy Keleng Ate Berutu mengatakan, untuk penerapan Google Classrom kedepannya koneksi internet dan GSM di seluruh Kabupaten Dairi akan dibenahi, agar mampu menjangkau seluruh wilayah yang ada di Kabupaten Dairi. Pembenahan jangkauan GSM dan internet tersebut akan dilakukan secara bertahap.

“Google Classroom tidak dapat ditunda lagi, karena pendidikan anak-anak kita tidak boleh berhenti. Disituasi Covid-19 saat ini, meski belajar dari rumah pendidikan anak-anak kita tidak boleh ketinggalan,” kata Eddy Berutu..

Menurut Eddy Berutu, walaupun disituasi Covid-19 saat ini pembekalan ilmu pengetahuan bagi para pelajar harus tetap berjalan dan harus dikombinasi dengan program kurikulum belajar mengajar, baik itu program jangka panjang, menengah dan jangka pendek. Dengan pola belajar seperti ini, organisasi di sekolah harus segera disesuaikan, salah satunya dengan penerapan Google Classroom.

Dimana setiap sekolah yang akan mengurusi penerapan e-learning ini, sehingga cara belajar yang baru dan kekinian bisa cepat diadopsi di sekolah, di kalangan para siswa dan orangtua juga masyarakat umum. Artinya, guru tetap fokus pada kurikulum, materi ajaran,  ketrampilan dan alat bantu penyampaian bahan belajar serta uji.

Untuk itu, dibutuhkan jasa orang yang lebih muda memperkuat satuan kerja di sekolah dan pendididik oleh Google atau mitra digital lainnya untuk mendukung “the new now” atau kekinian yang baru ini. Untuk penerapan Google Classroom generasi muda harus diikutsertakan.

“Dalam penerapannya, seluruh generasi muda harus diikut sertakan, agar nantinya mampu menjangkau seluruh murid dan siswa yang saat ini belajar dari rumah. Kepada pihak Google, kita berharap bisa memberikan pelatihan kepada generasi muda, sehingga generasi muda menjadi terampil dalam pengoperasian Google Classroom,” ujar Eddy Berutu.

Dijelaskan Eddy Berutu, dengan keterampilan yang dimiliki generasi muda dalam pengoperasian Google Classsroom para guru dapat lebih fokus menyiapkan materi pembelajaran dari jarak jauh.

“Kita minta, agar sarana dan prasarana dapat dipersiapkan dari tim Kabupaten maupun dari tim Google, agar pemanfaatan fasilitas tersebut benar-benar sempurna, karena pihak Google pastinya sudah memikirkan kombinasi dari segala aktifitas tersebut sehingga lebih efektif,“ sebut Eddy Berutu.

Lebih lanjut Eddy Berutu mengatakan, dalam proses pembelajaran melalui Google Classroom seperti ini, harus tetap konsisten mengubah kebiasaan yang lama menjadi kebiasaan yang baru. Meski melakukan hal ini bukan perkara yang mudah. Namun, hal ini bisa dilakukan jika itu diawali oleh niat baik dan konsistensi guna peningkatan mutu pendidikan meski di tengah situasi Covid-19.

Eddy Berutu juga berjanji, Pemkab Dairi akan memfasilitasi penerapan Google Classroom demi mencipatakan generasi emas pada masa yang akan datang, sebab saat ini proses belajar mengajar sudah berbeda jauh dari masa sebelumnya.

Dimana dulu para siswa mendatangi ilmu pengetahuan, tapi saat ini ilmu pengetahuan yang mendatangi para pelajar, sehingga pelajar lebih mudah menyerap ilmu pengetahuan tersebut.

“Dinas Kominfo Kabupaten Dairi juga ikut serta membantu dalam menyediakan layanan internet sesuai kebutuhan dan berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan, serta para Kepala Sekolah untuk menyiapkan sarana prasarana. Mari kita bersama-sama mewujudkan generasi emas yang unggul dalam dunia pendidikan anak-anak kita,” pungkasnya.

Reporter : Junitha Sihombing

Editor : Fajar Gunawam

Sahabat Marhaen

Read Previous

Plt Kepala BKAD Dairi : Laporan Penyesuaian Anggaran dan Penanganan Covid-19 Telah Tepat Waktu

Read Next

Jelang Buka Puasa, Polres Dairi Berbagi Takjil dan Nasi Kotak Kepada Masyarakat dan Pengendara

error: Content is protected !!