Satu Unit Rumah di Desa Pegagan Julu VII Rusak Parah Dihantam Angin Puting Beliung

Rumah Milik Parulian manik yang rusak dihantam angin puting beliung.

Sahabatmarhaen.com-Dairi

Satu unit rumah di Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi rusak berat setelah dihantam angin puting beliung. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun kerugian yang ditimbulkan mencapai puluhan juta rupiah.

Rumah warga yang rusak akibat terjangan angin puting beliung milik, Parulian Manik/ Saudur br Sihombing yang berada di Dusun Sonsang Desa Pegagan Julu VII. Kecamatan Sumbul.

Akibat kejadian itu, untuk sementara waktu menunggu rumah diperbaiki, keluarga korban menumpang di rumah saudaranya.

Kapolres Dairi, AKBP Leonardo D Simatupang SIK melalui Kasubag Humas Iptu Doni Saleh mengatakan, peristiwa angin puting beliung yang merusak rumah salah seorang warga di Desa Pegagan Julu VII terjadi pada, Rabu (3/6/2020) sore jam 16.30 WIB.

Saat itu tiba-tiba cuaca mendung disertai angin berputar kencang menghampiri pemukiman penduduk dan menerbangkan atap rumah milik Parulian Manik/Saudur br Sihombing hingga rusak parah.

“Kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa, akan tetapi rumah milik Parulian Manik mengalami rusak parah karena atapnya terbang terbawa angin,”kata Doni.

Melihat kejadian itu, warga setempat dibantu anggota Babinsa Koramil 01/Sumbul dan Babinkamtibmas Polsek Sumbul  yang datang ke lokasi langsung membantu mengumpulkan atap seng dan material bangun yang berserak akibat terbawa angin.

Setelah koordinasi dengan Camat Sumbul kemudian menghubungi pihak BPBD Kabupaten Dairi untuk dilakukan pendataan rumah warga yang terkena bencana alam angin puting beliung.

“Usai kejadian pihak Muspika Kecamatan Sumbul memberikan bantuan sembako kepada keluarga korban angin puting belung,” terang Doni.

Reporter : Junitha Sihombing

Editor : Fajar Gunawan.

Sahabat Marhaen

Read Previous

Bantuan Sembako Penaganan Covid-19 dari Pemprovsu Mulai Disalurkan di Dairi

Read Next

Bhayangkari Cabang Dairi Berikan Bantuan Masker, Suplemen dan Hand Sanitizer

error: Content is protected !!