Kerjasama Dengan BI, Pemkab Dairi Ingin Kembangkan Ekonomi Daerah dan Keuangan Digital

Bupati Dairi dan Perwakilan BI Sumatera Utara melakukan penandatanganan kerjasama.

Sahabatmarhaen.com-Dairi

Pemkab Dairi melakukan kerjasama dengan Bank Indonesia (BI) perwakilan Sumatera Utara. Kerjasama itu dilakukan untuk program pengembangan ekonomi daerah dan keuangan digital.

Penandatanganan perjanjian kerjasama dilakukan langsung, Bupati Dairi Dr Eddy Keleng Ate Berutu dengan Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumatera Utara, Wiwiek Systo Widayat bertempat di ruang rapat Bupati Dairi, Kamis (16/7/2020).

Dalam kesempatan itu Eddy Berutu mengatakan, Pemkab Dairi senantiasa mendukung program-program yang dilakukan oleh BI dalam mendorong laju perekonomian di daerah Provinsi Sumatera Utara, khususnya di Kabupaten Dairi sebagai salah satu cara untuk menekan angka inflasi. Terutama dalam menstabilkan harga di berbagai komoditas pangan di tengah-tengah pandemi Covid-19.

“Melalui kerjasama ini diharapkan dapat berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat Kabupaten Dairi,” sebut Eddy Berutu.

Disebutkannya, Pemkab Dairi selalu berupaya menekan angka inflasi di Kabupaten Dairi, salah satunya dengan membentuk Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan mengharapkan bimbingan dari tim Bank Indonesia.

Untuk itu Eddy Berutu meminta kepada seluruh stake holder untuk tetap melakukan koordinasi dan kolaborasi untuk berdaya upaya menekan inflasi yang tengah terjadi.

Pemkab Dairi juga telah melakukan koordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk berbagi data dan secara reguler dijadikan sebagai informasi yang akurat bagi masyarakat Dairi dalam menekan inflasi demi kesejahteraan masyarakat.

Saat ini Bank Indonesia telah meluncurkan program Qris (Quick Respon Code Indonesia Standard) yang menjadi aura baru bagi Indonesia dalam dunia transaksi keuangan yang selama ini dikuasai oleh asing, baik berupa transaksi tunai, mastercard, visa. Namun, dengan adanya QR code maka system pembayaran digital Indonesia dikembangkan sendiri oleh Bank Indonesia.

“Dengan adanya Qris maka transaksi-transaksi non tunai, baik yang dilakukan oleh Bank maupun non Bank dapat berdampak langsung bagi UMKM, seperti toko-toko, warung termasuk tiket-tiket wisata, pembayaran parkir dan donasi, “ ujar Eddy Berutu..

Lebih lanjut Eddy Berutu menyampaikan, usaha yang ada di Kabupaten Dairi masih didominasi usaha UMKM dengan sektor utama di perdagangan dan eceran serta pengadaan akomodasi, makanan dan minum. Penetrasi pembayaran melalui Qris di Kabupaten Dairi masih relatif rendah, namun memliki potensi yang cukup besar.

“Pemerintah Dairi bertekad untuk mendorong pelaksanaan program Qris tersebut,” ucapnya.

Perwakilan BI Sumatera Utara, Wiwiek Systo Widayat menyampaikan, pembayaran nontunai seperti Qris ini perlu ditingkatkan sebagai salah satu bentuk penerapan transaksi digitalisasi yang merupakan salah satu ekosistem perekonomian masyarakat. Transaksi non tunai ini merupakan instrument kegiatan digitalisasi yang ada di masyarakat daerah.

BI sangat mendukung program-program yang akan dilaksanakan oleh Pemkab Dairi, agar seluruh kegiatan ekonomi yang ada di Kabupaten Dairi dapat berkembang dengan baik. Sekarang ini masih banyak kegiatan ekonomi yang masih understatement (belum memahami) dengan transaksi nontunai.

“Masih banyak kegiatan ekonomi masyarakat yang masih belum terdata di statistic,” kata Wiwiek.

Pada kegiatan tersebut, Bupati Dairi juga melakukan dialog virtual denganWalikota Tarakan, dimana Kota Tarakan menjadi salah satu kota yang berhasil melaksanakan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah.

Dialog dan tukar pengalaman berjalan dengan akrab. Walikota Tarakan dengan senang hati akan berbagi ilmu dan pengalaman kepada Bupati Dairi, agar Pemkab Dairi bisa menjadi champion di Sumatera Utara.

Hadir dalam kegiatan itu,  Direktur/ Kepala Group Sistem Pembayaran dan Pengelola Uang Rupiah Andiwiana Septonarwanto,  Asisten Direktur Amdani, Para Pimpinan Bank BUMN/BUMD, serta Para Asisten dan Pimpinan  OPD.

Editor ; Fajar Gunawan

Sahabat Marhaen

Read Previous

Bupati Dairi : Stunting Ancaman Utama Terhadap Kualitas Manusia Indonesia

Read Next

Siswi SD Hutaginjang Dairi Raih Juara II Lomba Bercerita Tingkat Provinsi Sumut

error: Content is protected !!