Dinas Sosial Dairi Bantu Kursi Roda dan Tongkat Kepada Penyandang Disabilitas

Keterangan foto : Bupati Dairi menyerahkan bantuan kursi roda dan tongkat.

Sahabatmarhaen.com – DAIRI, Pemkab Dairi melalui Dinas Sosial Kabupaten Dairi memberikan bantuan kursi roda kepada penyandang disabilitas yang ada di Kabupaten Dairi.

Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Dairi didampingi Ketua TP-PKK Ny Romy Mariani Eddy Berutu di Kantor Dinas Sosial Jalan Sentosa, Kecamatan Sidikalang, Rabu (11/11/2020).

Bupati Dairi Dr Eddy Keleng Ate Berutu mengatakan, hingga saat ini kelompok penyandang disabilitas masih dikesampingkan dalam desain dan implementasi pembangunan. Penyandang disabilitas cenderung menjadi kelompok masyarakat dengan kerentanan yang tinggi untuk tereksklusi dalam pembangunan.

“Mereka tidak hanya tereksklusi untuk menikmati hasil dari pembangunan, tapi juga tidak mendapat kesempatan untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan. Ini yang akan menjadi perhatian kita,” kata Eddy Berutu

Konsekuensi dari hal tersebut, penyandang disabilitas cenderung mempunyai kualitas hidup yang lebih rendah dibandingkan dengan para non disabilitas dan sadar atau tidak sadar hal itulah yang terjadi disekitar lingkungan masyarakat.

Diutarakannya, saat ini di RSUD Sidikalang telah tersedia fasilitas khusus untuk para penyandang disabilitas, seperti di toilet sehingga para penyandang disabilitas dapat melakukan aktifitas secara mandiri.

“Itu menunjukkan kemartabatan kita dan keberpihakan kita kepada saudara saudara kita, sehingga mereka juga bisa mandiri,” sebutnya.

Dijelaskannya, melalui Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 tentang pelaksanaan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, telah digariskan penciptaan pembangunan yang inklusif (merangkul semuanya, tidak memisah-misahkan) bagi penyandang disabilitas.

“Dalam artian semua memperoleh kesempatan yang sama termasuk penyandang disabilitas sebagai pelaku dan penerima manfaat pembangunan yang bertujuan untuk memperbaiki kondisi ketidak merataan yang terjadi saat ini,” terang Eddy Berutu.

Menurut Eddy Berutu, ia sangat menghargai akan adanya sebuah wadah perkumpulan penyandang disabilitas yang telah menjadi sebuah lembaga di Kabupaten Dairi, karena dengan adanya perkumpulan tersebut menjadi sebuah tempat untuk mengungkapkan perasaan ataupun bakat yang dimiliki untuk dapat dikembangkan.

Kepada masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut, Eddy Berutu menyampikan, bahwa beberapa program yang sudah direncanakan untuk pembangunan di Kabupaten Dairi tertunda pelaksanaannya karena masa pandemi covid-19 yang masih melanda hingga saat ini.

“Pemerintah pusat mengalihkan sebagian anggarannya untuk penanganan Covid -19, sehingga program pembangunan yang sudah kita rencanakan harus tertunda,” ujarnya.

Ditambahkannya, dalam masa pandemi Covid-19 ini, Kabupaten Dairi menjadi salah satu dari 33 Kabupaten di Sumatera Utara yang mendapatkan penghargaan dari Menteri Keuangan RI Sri Mulyani, yakni mendapatkan Dana Insentif Daerah sekitar Rp 9 miliar yang akan digunakan untuk pembangunan di Kabupaten Dairi.

Pemerintah Kabupaten Dairi juga menerima penghargaan dari Menteri Keuangan RI Sri Mulyani, yakni penghargaan atas opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LDKP) untuk 6 kali berturut-turut dan hanya ada 2 daerah di Sumatera Utara yang mendapat penghargaan tersebut, salah satunya adalah Kabupaten Dairi.

“Ini membuktikan bahwa kita mampu dan kita bisa untuk mewujudkan visi dan misi pembangunan Pemerintah Kabupaten Dairi untuk mewujudkan Dairi yang Unggul,” terangnya.

Diakhir arahannya, kepada para penyandang disabilitas yang hadir dalam kegiatan tersebut, ia berharap dukungan agar dapat memimpin Kabupaten Dairi untuk menjalankan segala program pembangunan yang telah direncanakan.

Sebelumnya Ketua DPC PPDI Kabupaten Dairi, Tigor Ujung menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bupati Dairi dan seluruh jajarannya karena telah memberikan perhatian kepada warga penyandang disabilitas di Kabupaten Dairi.

“Kami bukan tidak mampu untuk mencukupi kebutuhan diri sendiri. Kami semua pekerja keras, kami mempunyai usaha baik itu dibidang elektronik, menjahit ataupun dibidang lainnya. Kami tetap berharap akan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Dairi agar kami tetap diawasi baik itu dukungan moral maupun material, agar kami lebih mandiri lagi,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Dairi, Parulian Sihombing dalam laporannya mengatakan, jumlah alat bantu yang diserahkan sebanyak 30 unit berupa kursi roda maupun tongkat dimana penerima alat bantu tersebut terdapat sebanyak 2 orang per kecamatan.

“Dengan rincian satu orang penerima kursi roda dan satu orang penerima tongkat,” terangnya. (fjr)

Sahabat Marhaen

Read Previous

DPC GMNI Dairi Gelar Pekan Penerimaan Anggota Baru

Read Next

Tingkatkan PAD, Pemkab Dairi Lakukan MoU dengan 3 Universitas

error: Content is protected !!