Dandim 0206/Dairi : Budaya Gotong Royong Harus Tetap Dipertahankan

Sahabatmarhae.com-Dairi. Budaya gotong royong merupakan ciri khas bangsa Indonesia yang harus tetap dipertahankan, khususnya di tengah pandemi Covid-19 yang sedang terjadi sampai sekarang ini. Dengan bergotong royong dapat memperkuat persatuan dan kesatuan.

Hal itu sampaikan Dandim 0206/Dairi Letkol Arm Adietya Yuni Nurtono SH saat temu ramah dengan insan pers di Makodim Jalan Gereja, Kecamatan Sidikalang, Jumat (3/9/2021) lalu. Disebutkannya, wujud gotong royong sangat cocok diterapkan saat pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

“Saya punya pengalaman, beberapa hari yang lalu, adik istri saya di pulau jawa positif Covid-19 dan diisolasi mandiri. Karena di kampung saya budaya gotong royong masih sangat kuat. Bila ada warga yang diisolasi mandiri, langsung warga setempat bergiliran mengantar makanan,” kata Adietya.

“Itu nyata seperti yang dilakukan warga kepada adik istri saya. Jadi selama isolasi mandiri 14 hari, dia tidak belanja dan masak. Semua keperluannya di bantu warga,” sambungnya.

Adietya menyebutkan, rumah miliknya yang berada di Jawa, karena tidak ditempati juga digunakan sebagai tempat isolasi mandiri bagi warga kurang mampu yang terkonfirmasi Covid-19. Walaupun pemerintah mempersiapkan bantuan sosial dan lainnya, bila gotong royong tetap di budayakan ini sangat membantu sekali.

“Harapan saya, kalau gotong royong bisa diterapkan di Dairi, ini sangat bagus sekali,” ujar Adietya.

Lebih lanjut disampaikannya kalau temu ramah dengan insan pers ini merupakan janji yang telah disampaikan beberapa waktu lalu. Ini juga untuk merayakan satu tahun bertugas di Kabupaten Dairi.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada insan pers yang telah hadir. Bagi saya kegiatan ini sekaligus untuk merayakan ulang tahun bertugas di Kodim 0206/Dairi. Saya bukan Agustus 2020 bertugas dan sekarang sudah tahun 2021. jadi sudah satu tahun saya bertugas, anggap aja ini namanya ulang tahun,” ucap Adietya dengan tawa yang disambut tawa juga oleh insan pers.

Menurut Adietya selama satu tahun bertugas belum banyak yang bisa diperbuat dan masih akan diperbuat. “Tentunya saya juga butuh dukungan dari para insan pers,” ungkapnya.

Sementara mewakili insan pers Kartolo Munthe pada kesempatan itu menyampaikan terimakasih, dimana Pak Dandim telah mengundang insan pers walaupun tidak seluruhnya, karena masih adanya pandemi Covid-19, sehingga segala kegiatan harus dibatasi.

“Mungkin selama menjalankan tugas meliput berita, ada sedikit mengkritik atau sentilan-sentilan. Untuk itu kami mohon dimaafkan,” ucap Kartolo. (rolan)

Sahabat Marhaen

Read Previous

KontraS Sumatera Utara : Jurnalis Pembela HAM

Read Next

Kapolres Dairi Silaturahmi dengan Tokoh Agama

error: Content is protected !!